Juventus Disebut Sudah tepat Lepas Leonardo Bonucci

Transfer Leonardo Bonucci menuju AC Milan memang begitu mengejutkan, sebagian besar fans Juventus jelas mengecam transfer ini, bahkan tidak sedikit diantara mereka yang sampai menghujat bintang timnas Italia tersebut. Tapi, Paolo Di Canio yang merupakan mantan pemain West Ham United merasa bahwa Bianconneri telah mengambil keputusan yang tepat.

Juventus Disebut Sudah tepat Lepas Leonardo Bonucci

Bagaimana tidak mengejutkan ? Bonucci sama sekali tidak memperlihatkan tanda ingin hengkang, meski beberapa kali isu tentang konflik antara dirinya dengan pelatih max Allegri sempat terdengar. Dia juga lebih dulu dikaitkan dengan tim-tim papan atas Eropa seperti Manchester City, Barcelona sampai Paris Saint-Germain. Pemain berusia 30 tahun itu lebih memilih bergabung langung ke klub rival, AC Milan.

Bagi Di Canio, kepindahan Bonucci tersebut tidak terhindarkan mengingat sang bek tengah sudah mengganggu keharmonisan ruang ganti Juve akibat perseteruannya dengan pelatih Massimiliano Allegri di musim lalu.

“Apakah saya terkejut dengan transfer ini? Di satu sisi, ya. Tapi di sisi lain, tidak, karena setelah melihat apa yang terjadi di musim lalu antara Bonucci, pelatih, dan klub. Di klub sebesar Juventus, hal itu tidak boleh terjadi,”

“Juventus bisa mengorbankan pemain top karena mereka ingin atmosfer yang bagus di ruang ganti. Mereka ingin sebuah tim yang kompak. Tahun ini adalah waktu yang tepat bagi Bonucci dan klub untuk berpisah. Tapi saya terkejut karena dia memilih Milan,” kata Di Canio kepada Goal Italia.

Bonucci sendiri merupakan rekrutan ke-9 AC Milan pada bursa transfer musim panas tahun ini, dan secara total Rossoneri sudah menggaet 10 pemain baru, dan yang paling terkini adalah gelandang Tim Nasional Argentina, Lucas Biglia yang ditbus dari Lazio.

Buffon Dinilai Lebih Layak Menangi Ballon d’Or Tahun Ini

Hal tersebut dituturkan oleh mantan striker bianconnerui, Fabrizio Ravanelli, yang merasa bahwa Buffon sudah saatya mengangkat trofi Ballon d’Or terlepas dari apapun hasil di Final Liga Champions Eropa nanti.

Buffon Dinilai Lebih Layak Menangi Ballon d'Or Tahun Ini

Penjaga gawang andalan sekaligus Kapten Juventus, gianluigi Buffon, dinilai lebih layak memenangi penghargaan sebagai pemain terbaik dunia tahun ini, yang diberikan dalam bentuk Ballon d’Or. Menurut Fabrizio Ravanelli, kapten timnas Italia tersebut lebih layak dibandingkan Cristiano Ronaldo, Lionel Messi atau Paulo Dybala.

Memang harus diakui, perbincangan mengenai penghargaan Ballon d’Or tahun ini memang sudah mulai ramai menggema di sejumlah media-media Italia, dengan para legenda, pelatih dan pengamat sepakbola yang membicarakan hal tersebut. info dari daftarsbobett.com situs sbobet Dua pemain terbaik dunia dalam satu dekade terakhir, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, dipercaya akan jadi kandidat kuat dalam persaingan tahun ini.

Nah, di tengah-tengah dominasi kedua pemain La Liga Spanyol tersebut, terselip nama kiper gaek Juventus Gianluigi Buffon. Sosok berusia 39 tahun tampil gemilang, membantu Bianconneri dalam mengamankan dua trofi domestik musim ini, Serie A italia dan coppa Italia, serta berada di ambang treble winner, seiring kesuksesan Juve melangkah ke final Liga Champions Eropa.

Menurut Fabrizio Ravanelli, Buffon adalah sosok yang layak memenangkan penghargaan tahun ini, meskipun rekan setimnya, Paulo Dybala juga turut tampil gemilang sepanjang kampanye musim 2016/17.

“Dybala memiliki potensi memenangkan Ballon d’Or di masa yang akan datang, Ia luar biasa, tapi Buffon satu-satunya yang paling pantas menyabet penghargaan tersebut musim ini. Lebih pantas dari Ronaldo. Gigi memiliki musim gemilang meski usianya tak lagi muda. Cristiano pemain hebat, tapi ia sudah memiliki banyak Ballon d’Or.” kata eks penyerang Juve ini kepada AS.

Buffon sendiri memang belum pernah mengangkat trofi Ballon d’Or sepanjang karirnya, jika berhasil memenangkan partai final Liga Champions Eropa melawan Real Madrid akhir pekan ini semakin semanagat menapaki situs sbobet casino , bukan tidak mungkin bagi the Superman mengangkat penghargaan tersebut untuk kali pertama dalam karirnya, dan jadi kiper kedua setelah Lev Yashin, sebagai kiper yang pernah memenangkan Ballon d’Or.